script arisan 4 level
Main Menu
Home
System
Produk
Konsultasi GRATIS
Join
Support
Testimonial
News
Diperkenalkan oleh :

Kartini BR. Sembiring
Jakarta

Member Login
Username:
Password:
Lupa Password?
Mau Untung? Join Now!
Customer Care


Office :Jln.Tomang I,Meruya Utara,Jakarta Barat.11620
Call/SMSCenter :
081370392645, 085695581448
021-98781486
FAX: 021 58907296
E-mail :studiobisnis@gmail.com
Site statistik
Counter Member
2308
Aktif: 3
Free: 12
Total: 15

INFO ADMIN :

*Harga akan naik setiap ada 5 pemesan setiap hari.

*Harga naik sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dahulu.

 


Website Murah,Berkualitas..??!!

GRATIS HOSTING & DOMAIN 1 TAHUN
Hub Webmaster: 0856 9558 1448
Atau Klik Disini.

 


SELAMAT DATANG!

Tim IndoMedia
Indonesia

- Laporan Terbatas Dan Eksklusif –

“SOLUSI KREDIT MACET”
Menyelesaikam Masalah Tanpa Masalah


KARTU KREDIT,KREDIT TANPA AGUNAN
KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH.


“ANDA DIPUSINGKAN OLEH COLLECTOR…??!!”
"Tidak tahu bagaimana cara terbaik menjalin hubungan dengan pihak Bank...??

KABAR GEMBIRA...!!!

KAMI BERIKAN "SOLUSI RAHASIA" SEGERA TERBEBAS DARI KREDIT MACET ANDA...

"LEGAL,AMAN,TIDAK MELANGGAR HUKUM,98.9% BERHASIL"

Kartu Kredit,KTA dan sejenisnya merupakan bukan hal yang asing lagi dijaman sekarang ini.
Namun tidak semua orang mengetahui bagaimana cara mengelola pemakaiannya sehingga akibatnya adalah justru menjadi Bumerang yg menyulitkan diri sendiri.

Mari kita ambil satu fenomenal dari dampak Kartu Kredit.

Kami pernah menjumpai kasus dari seorang ibu.dia punya delapan kartu kredit yang semuanya aktif! Jumlah tagihannya pun semua sudah hampir mencapai batas. Nah, jumlah penghasilan ibu ini setiap bulan hampir selalu habis untuk membayar cicilan kartu kreditnya.

Menarik bukan? Di satu sisi, ada bank yang asyik mengiklankan dan mengajak orang untuk aktif memakai kartu kredit, tapi di lain pihak ada orang (dan saya yakin bukan hanya satu orang) terjebak persoalan dengan koleksi kartu-kartu kreditnya.

Lalu, siapa yang salah di sini?
Bank penerbit kartu atau si pemakai kartu?

Pertama-tama, kita mesti sadar dulu bahwa kartu kredit itu hanya alat pembayaran. Maksudnya, fungsi kartu sama seperti uang tunai yang Anda pakai untuk membayar suatu transaksi. Bedanya, si kartu ini menjadi "pengganti sementara" dari uang tunai. Kalau Anda beli barang seharga Rp 75.000 dan membayar dengan kartu kredit, maka bank penerbit kartu akan menagih Rp 75.000 di akhir bulan. Jadi, pembayaran tersebut tidak dilakukan di awal ketika barang dibeli, tapi saat tagihan datang belakangan.

Lho, terus buat apa ada kartu kredit? Keuntungan yang pokok hanya satu: Anda tidak perlu membawa banyak uang tunai tiap kali melakukan transaksi pembelian barang dan jasa. Bayangkan kalau Anda harus membawa-bawa uang tunai Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta di dompet Anda, sedangkan Anda harus sering bepergian dengan bus kota.

Kembali ke tagihan tadi. Bagaimana kalau Anda tidak melunasi sekaligus? Ada bunga yang harus Anda bayar. Besarnya sekitar 2 sampai 3,5 persen dari jumlah tagihan yang belum dibayar tersebut.

Contoh:Total pemakaian kartu kredit bulan Juni adalah Rp 1 juta. Ketika tagihan datang, hanya dilunasi sebesar Rp 150.000. Pada bulan Juli, total pemakaiannya adalah Rp 1,5 juta. Ketika tagihan datang, pelunasannya hanya sebesar Rp 250.000. Pada bulan Agustus, total pemakaiannya adalah Rp 2 juta. Ketika tagihan datang, pelunasannya hanya sebesar Rp 350.000. Begitu terus-menerus...

Nah, karena tiap jumlah yang tidak dilunasi akan dikenai bunga sekitar 2 - 3,5 persen per bulan, maka pada suatu saat tertentu, jumlah tagihan akan sangat tinggi sehingga Anda tidak mampu lagi melunasinya sekaligus. Bila jumlah kartu kredit yang Anda miliki ada banyak, makin sulitlah Anda lepas dari jeratan tagihan.

Lalu siapa yang salah?
Apakah bank penerbit kartu kredit? Tidak..!!,

Persoalannya sering kali terletak pada pemakai kartu sendiri. Banyak yang menganggap atau menempatkan kartu kredit sebagai sarana tambahan uang. Jadi, dalam pikiran mereka, punya kartu kredit dengan batas pemakaian Rp 4 juta, misalnya, itu sama seperti tambahan pendapatan sebesar Rp 4 juta.

Benar begitu? Tidak...

Kartu itu cuma alat pengganti uang tunai. Tiap kali Anda memakai kartu, berarti ada uang Anda yang berkurang untuk membayar harga barang atau jasa yang Anda beli.

Melihat kecenderungan masyarakat kita yang kurang memahami dan akhirnya terjadi hal tersebut diatas,maka kami Tim Indomedia memberikan satu solusi yang AMAN,LEGAL,TIDAK MELANGGAR HUKUM,98,9% BERHASIL MENURUT SURVEY.

Solusi Praktis ini kami kemas dalam bentuk E-book yang bisa di download dimember area untuk mempermudah&mempercepat dibandingkan melalui pengiriman ke alamat anda yg akan memakan waktu lama.

Dengan adanya panduan ini,anda akan memperoleh :

1. RAHASIA bagaimana Cara bernegosiasi dengan pihak Bank/Pemberi kredit.
2. Bagaimana Cara AMAN dari "KEJARAN" Kolektor yg selalu meresahkan anda.
3. Memperoleh Produk Berkualitas.
4. BEBAS DARI HUTANG...!!!

Berapa infaq atas jasa kami memberikan Solusi dari masalah anda ini...??
Bukan Rp.850.000,tidak juga Rp.500.000...
Tapi cukup Rp.350.000,-

 

TAPI TUNGGU DULU...


Jika anda memesan & membayar hari ini,
,sebelum pukul 20.00 WIB
Anda hanya perlu membayar Rp.200.000,-

JANGAN LEWATKAN KESEMPATAN INI...!!!
Hanya dengan
Rp.200.000,- Anda akan segera terbebas dari HUTANG ANDA.

"PESAN SEKARANG JUGA"

 

 

Copyright www.SolusiKreditMacet.com © 2009
Dilarang keras meniru mengutip tanpa seizin dari SolusiKreditMacet.com
Tim Indomedia Indonesia
All Right Reserved